Biaya Pendidikan Gratis dan Kualitas Pendidikan
Mahalnya biaya pendidikan seringkali
menjadi kendala bagi mereka yang memiliki ekonomi lemah untuk
melanjutkan sekolah. Biaya pendidikan tersebut meliputi iuran bulanan,
uang buku, uang gedung, uang praktik, sampai kepada biaya tak terkira
lain. Biaya pendidikan antara sekolah negeri dengan swasta memang
berbeda dan adakalanya tidak mencakup semua biaya yang disebutkan di
atas. Mereka yang memiliki ekonomi lemah, umumnya memilih sekolah
negeri dengan alasan biaya pendidikannya lebih murah. Namun, akankah
biaya pendidikan yang murah tetap menjamin kualitas pendidikannya?
Seiring perkembangan zaman, biaya hidup pun
semakin mencekik, termasuk biaya pendidikan. Masalah mahalnya biaya
pendidikan seakan masih menghantui masyarakat Indonesia. Oleh karena
itu, pemerintah dengan bijaknya menyisihkan anggaran sebesar 20% untuk
pendidikan. Dana sebesar 20% tersebut digunakan untuk mensejahterakan
guru melalui sertifikasi, pembebasan uang buku dan iuran sekolah melalui
dana BOS (Bantuan Operasional Sekolah). Namun, sudahkah hal tersebut
merata diterapkan di seluruh Indonesia?
Sayangnya biaya
pendidikan yang gratis tidak diimbangi dengan kualitas pendidikan yang
baik. Hal ini dapat dilihat dari sarana dan prasarana yang ada pada
setiap sekolah yang biayanya gratis tersebut. Misalnya, buku pelajaran,
kadang ada kadang tidak. Kalaupun ada biasanya sudah dari generasi ke
generasi dipakai sehingga sangat kusam bahkan sampai sudah koyak dan tak
terawat. Selain itu, sarana praktik juga tidak mendukung, seperti
tidak adanya globe, atlas, kelengkapan lab dan sejenisnya.
Kemana dana sebesar 20% itu sebenarnya
mengalir, apakah telah benar-benar tersalur atau malah mogok di
tiap-tiap kantong orang yang tak bertanggung jawab. Jika dana tersebut
memang sudah tersalur dengan baik, bukankah seharusnya pendidikan di
Indonesia juga lebih baik? Ada apa dengan pendidikan Indonesia terkait
dengan biaya pendidikan gratis? Lalu bagaimanakah hubungannya dengan
kualitas pendidikan yang dihasilkan?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar